laporan praktikum pembuatan buffer pH 4
LAPORAN PRAKTIKUM
PEMBUATAN BUFFER PH 4
Nama : Eko
Dwi Wahyu Saputro
Kelas :
XI-KA 1
No : 21
Waktu
praktikum : Senin, 10 Februari 2020
Tempat
praktikum : Laboratorium Kimia Analisis SMK Negeri 1 Mojoanyar
- DAFTAR ISI
Cover
Daftar isi
Bab I : Pendahuluan
1.1 Tujuan praktikum
1.2 Landasan teori
1.2.1 Buffer ( larutan penyangga )
1.2.2 Sifat-sifat buffer
1.2.3 Membuat buffer ph 4
1.2.4 Rumus menghitung pH
Bab II : Metodologi percobaan
2.1 Alat dan bahan
2.1.1 Alat-alat
2.1.2 Bahan
2.2 Prosedur percobaan
Bab III : Hasil percobaan
3.1 Data pengamatan
3.2 Hasil perhitungan
Bab IV : Pembahasan
Bab V : Penutup
5.1 Kesimpulan
5.2 Saran
Daftar pustaka
Appendiks
- BAB I : PENDAHULUAN
1.1 Tujuan praktikum
1. mengetahui
cara membuat buffer ph 4
2. mengetahui
cara membuat larutan CH2COH 0,1M dan CH3COONa : 0,1M
1.2 Landasan teori
1.2.1 Buffer (
larutan penyangga )
Larutan penyangga atau
yang disebut juga larutab buffer atau larutan dapar merupakan larutan yang bisa
mempertahankan nilai pH meskipun ditambah sedikit asam, sedikit basa, atau
sedikit air ( pengenceran ). hal ini dikarenakan larutan penyangga mengandung
zat terlarut bersifat penyangga yang terdiri atas komponen asam berfungsi
sebagai penambahan / penurunan pH.
1.2.2
Sifat-sifat buffer
- mampu mempertahankan ph walaupun ditambah sedikit asam
kuat maupun basa kuat
- pengenceran pada larutan penyangga, tidak akan merubah
pH
- semakin banyak jumlah molnya, naka semakin kuat juga
dalam mempertahankan pH
1.2.3
Membuat buffer ph 4
Untuk membuat
buffer pH 4 membutuhkan larutan CH3COOH dan CHCOONa masing-masing konsentrasi
larutan ialah 0,1 M. kita campur dan mengecek pH menggunakan pH meter.
1.2.4 Rumus menghitung pH
* asam
pH = - log (H+)
* Basa
POH = -log (OH-)
pH = 14 - POH
- BAB II : METODOLOGI PERCOBAAN
2.1 Alat dan bahan
2.1.1 Alat-alat
- beaker glass 100 ml
- labu ukur 50ml
- corong gelas
- pH meter
- pippet volume 10ml
- pippet tetes
- kaca pengaduk
- botol aquadest
- pippet ukur 1ml
- bola hisap
- neraca analitik digital
- spatula
2.1.2 Bahan
- CH3COONa
- CH3COOH
- Aquadest
2.2 Prosedur percobaan
1. membuat
larutan CH3COONa 0,1M 50 ml
a. menimbang CH3COONa sebanyak 0,41 gr
b. melarutkannya d ibeaker glass
c. memindahkan larutan tersebut kedalam labu ukur 50 ml
d. menambahkan aquadest sampai tanda tera dan menghomogenkannya
2. membuat
larutan CH3COOH 0,1M 50ml
a. memipet CH3COOH glasial sebanyak 0,28 ml
b. mengisi labu ukur 50 ml dengan sedikit aquadest
c. memindahkan CH3COOH ke labu ukur tersebut
d. menambahkan aquadest sampai tanda tera dan menghomogenkannya
3. mengukur pH
a. memipet CH3COONa dan CH3COOH masing-masing sebanyak 20ml
b. mencampurkan kedua larutan tersebut dan dimasukkan kedalam beare glass
c. mengukur pH larutan tersebut menggunakan pH meter
d. buffer yang kami ukur menunjukkan pH 4,21 ,untuk mengkontanskan pada pH 4.00
perlu
menambahkan CH3COOH
e. menambahkan CH3COOH sedikit demi sedikit sambil diukur pHnya sampai konstan
pada
pH 4,00
- BAB III : HASIL PERCOBAAN
3.1 Data pengamatan
NO
|
PERLAKUAN
|
PENGAMATAN
|
I
|
Membuat
larutan CH3COONa 0,1M
a. Menimbang
CH3COONa 0,41gr
b. Melarutkannya
dengan aquadest
c. Memindahkan
ke labu ukur 50ml
|
Serbuk putih
Larutan putih
bening
Volume 50ml
|
II
|
Membuat
larutan CH3COOH 0,1M
a. Memipet 0,28 ml
asam asetat glacial
b. Dilarutkannya
dalam labu ukur 50 ml dengan aquadest
|
Putih bening
Larutan putih
bening 50 ml
|
III
|
Mengukur pH
a. Memipet
masing-masing 20ml
b. Mengukur ph
menggunakan ph meter
|
Volume 40 ml
Ph 4,26
|
3.2 Hasil perhitungan
1. untuk
membuat CH3COONa 0,1M 50 ml memerlukan 0,41 gr CH3COONa
2. untuk
membuat CH3COOH 0,1M 50 ml memerlukan o,3 ml CH3COOH Glacial
- BAB IV : PEMBAHASAN
Pembuatan
larutan buffer berpengaruh pada konsentrasi larutan. oleh karena itu bila
konsentrasi larutan tidak tepat bisa juga berakibat pada penyimpangan pH. namun
sebaliknya, jika konsentrasi larutan tepat maka akan diperoleh pH yang
diinginkan. untuk zat yang bersifat kristal seperti CH3C00Na harus tepat dalam
menimbang sebanyak 0,41 gr. untuk zat yang bersifat cairan/larutan seperti
CH3COOH harus tepat dalam memipet yakni 0,28 ml. larutan buffer tidak akan
berubah pHnya walaupun ditambah sedikit asam, sedikit basa, ataupun sedikit air
( pengenceran ). dikarenakan pada dasarnya larutan buffer memiliki konsentrasi
mol lebih besar dari campurannya
- BAB V : PENUTUP
5.1 Kesimpulan
- untuk membuat buffer pH 4 memerlukan larutan CH3COOH
dan CH3COONa masing-masing 0,1 M
- untuk membuat CH3COOH O,1 M 50 ml memerlukan asat
asetat glacial sebanyak 0,28 ml, untuk membuat CH3COONa 0,1 M 50 ml
memerlukan CH3COONa sebanyak 0,41 gram
5.1 Saran
- usahakan dalam menimbang, sampel tidak sampai tercecer
- gunakan alat praktikum dengan berhati-hati agar tidak
pecah
- buatlah label setiap larutan, agar tidak terjadi
kesalahan
- DAFTAR PUSTAKA
https://www.gurupendidikan.cp.id/pengertian-larutan-buffer/
https://www.studiobelajar.com/larutan-penyangga
https:www.knewtron.net/blog/pengukuran-ph-ate/
- APPENDIKS
Membuat CH3COONa
mr CH3COONa : 82
M = mol / V
mol = M . V
= O,1 .
O,O5
= 0,005
mol = gr / mr
gr = mol . mr
= 0,005 . 82
= 0,41 gr
Membuat CH3COOH Glacial
M = 1,05 x 100 x 1000 / 100 x 60,05
= 1050 / 60,05
= 17,5 M
M1 .
V1 = M2 . V2
17,5 . V1
= 0,1 . 50
V = 0,28 ml
Comments
Post a Comment