laporan praktikum penentuan kadar cl


LAPORAN PRAKTIKUM
PENENTUAN KADAR Cl DALAM SAMPLE IKAN ASIN

Nama : eko dwi wahyu saputro
kelas : XI- KA1
tanggal praktikum : 02 September 2019
tempat praktikum : Laboratorium Kimia Analisis SMK Negeri 1 Mojoanyar


·         DAFTAR ISI
Cover 
Daftar Isi
Bab i : Pendahuluan
           1.1 Tinjauan Pustaka
                  1.1.1 Standarisasi Larutan
                  1.1.2 Menimbang
                  1.1.3 K2CrO4 ( Kalium Kromat )
                  1.1.4 AgNO3 ( Perak Nitrat )
                  1.1.5 NaCl ( Natrium Klorida )
           1.2 Tujuan Praktikum 
Bab ii : Metodologo Percobaam
            2.1 Alat dan Bahan
                  2.1.1 Alat - Aalat
                  2.1.2 Bahan
            2.2 Prosedur percobaan
Bab iii : Hasil Percoban 
             3.1 Data Pengamatan
             3.2 Hasil Perhitungan
Bab iv : Pembahasan 
Bab v : penutup
            5.1 kesimpulan
            5.2 Saran
Daftar pustaka 
Appendiks
  • BAB I : PENDAHULUAN
1.1 Tinjauan Pustakaka
      1.1.1 Standarisasi larutan
                       Standarisasi merupakan suatu proses yang digunakan untuk menentukan secara teliti konsentrasi suatu larutan. larutan standart adalah larutan yang konsentrasinya telah diketahui. larutan satandar kadang-kadang dapat dibuat dari sejumlah contoh solute yang diinginkan yang secara teliti ditimbang dengan melarutkannya kedalam volume larutan yang secara teliti diukur volumenya.
      1.1.2 Menimbang
                     Menimbang merupakan hal yang diperlukan agar didapat bahan dengan ukuran yang tepat dan cermat. alat yang digunakan dalam menimbang yaitu neraca. neraca dalam menimbang ada dua jenis, yaitu neraca teknis dan neraca analitik ( analitik tradisioanal, analitik digital ). didalam menimbang perlu ada sebuah alat yang dapat mengukur berat ataupun massa benda yang lain untuk mengukur secara teliti. apalagi untuk menimbang zat-zat yang harus tepat jumlahnya.
      1.1.3 K2CrO4 ( Kalium Kromat )
                      K2CrO4 adalah senyawa anorganik dari formula "K2CrO4" yang dicirikan sebagai cat prngoksidasi kuat. kalium kromat yang dicirikan memiliki warna kekuningan yang tidak memiliki aroma yang khas dan memiliki rasa pahit yang tidak menyenangkan. kalium kromat larut dalam alkohol dan sangat larut dalam air.
      1.1.4 AgNO3 ( Perak Nitrat )
                      Perak nitrat merupakan senyawa organik dengan rumus AgNO3. senyawa ini paling serbaguna diantara senyawa perak lainnya, dan digunakan pada fotografi. perak nitrat lebih tidak sensitif terhadap sinar matahari daripada perak halida. perak nitrat ini larut dalam etanol dan aseton dan berpenampilan padatan putih.
      1.1.5 NaCl ( Natrium Klorida )
                      NaCl dikenal dengan garam dapur atau halit adalah senyawa kimia dengan rumus molekul "NaCl" yang sebagai komponen utama pada garam dapur. penampilan natrium klorida yaitu kristal kibik tak berwarna dan bisa juga larut dalam air.

1.2 Tujuan praktikum 
      1. untuk mengetahui kadar Cl pada sample ikan asin
      2. mengetahui cara menentukan kadar Cl dalam sample
  • BAB II : METODOLOGI PERCOBAAN   
2.1 Alat dan Bahan
      2.1.1 Alat - Alat
  1. bola hisap 1
  2. labu ukur 100 ml 2
  3. erlenmeyer 100 ml 3
  4. beaker glass 50 ml 1
  5. beaker glass 100 ml 1
  6. pippet volume 1
  7. pippet ukur 2 ml 1
  8. pippet tetes 1
  9. pengaduk kaca 1
  10. burat 50 ml 1
  11. klem dan statif 1 set 
  12. corong kaca 1
  13. botol semprot 1
  14. spatula 1
  15. neraca anailik digital
  16. kertas asring 1
     2.1.2 Bahan
  1. AgNO3
  2. K2CrO4
  3. NaCl
  4. Ikan asin 
  5. Aquadest
2.2 Prosedur percobaan
  1. menyiapkan alat dan bahan sebelum praktikum
  2. menimbang NaCl sebanyak 0,0585 gram
  3. melarutkan NaCl dengan aquadest di beaker glass
  4. memindahkan larutan NaCl kedalam labu ukur 
  5. mengisi labu ukur dengan aquadest hingga tanda tera
  6. mengocok-ngocok labu ukur untuk menghomogenkan NaCl 
  7. memipet larutan NaCl sebanyak 10 ml lalu dimasukkan kedalam erlenmeyer, melakukan hal tersebut sebanyak tiga kali
  8. menetesi larutan NaCl dengan indikator K2CrO4 sebanyak 2 ml kemudian melakukan titrasi. titrasi dilakukan sebanyak 3 kali
  9. menimbang ikan asin sebanyak 2 gram
  10. merendam ikan asin dengan 5 ml aquadest selama 5-10 menit 
  11. menyaring hasil rendaman, dan hasil rendaman dibuat larutan didalam ;abu ukru 100 ml lalu diisi aquadest sampai tanda tera
  12. memipet larutan ikan asin sebayak 10 ml ke dalam erlenmeyer
  13. menambahkan indikator K2Cro4 sebanayak 2 ml di larutan ikan asin
  14. mengisi buret dengan AgNO3 sampai tanda tera 0, kemudian melakukan titrasi, dan mencatat hasilnya

  • BAB III : HASIL PERCOBAAN
3.1 Data Pengamatan

NO
PERLAKUAN
PENGAMATAN

I
Membuat larutan NaCl
1.       Menimbang NaCl 0,0585 gr
2.       Melarutkannya dengan 100 ml aquadest


Serbuk putih
Larutan putih bening






II
Standarisasi
1.       Mengisi buret dengan AgNO3 sampai tanda tera 0
2.       Memipet 10 ml NaCl dan ditetesi dengan 2 ml K2CrO4
3.       Melakukan standarisasi



4.       Melakukan standarisai sampai didapatkan hasil duplo

Larutan putih bening

Larutan kuning jernih

Larutan kuning jernih mula-mula berwarna kuning keruh, lama-kelamaan akan berwarna merah bata yang merupakan titik akhir titrasi
Sama-sama 14 ml






III
Penentuan kadar Cl
1.       Menimbang kadar Cl ( ikan asin ) sebanyak 2 gram dan direndam dalam 5 ml aquadest
2.       Membuat larutan hasil rendaman ikan asin 100 ml
3.       Memipet 10 ml larutan dan ditetesi dengan 2 ml K2CrO4
4.       Melakukan standarisasi

Rendaman berbau asin dan berwarna purih keruh

Larutan berwarna putih keruh

Larutan berwarna kuning sedikit keruh

Pertama titrasi akan timbul tetesan berwarna merah bata, setelah warna merah  bata hilang itu merupakan titik akhir titrasi

V AgNO3
V awal
V akhir
V titrasi
V rata-rata
T1
0
14,2 ml
14,2 ml
14,2 ml
T2
O
14,2 ml
14,2 ml


3.2 Hasil perhitungan
      * konsentrasi AgNO3 islsh 0,007 N
      * massa NaCl ialah 0,589 gram
      * massa ikan asin ialah 2,038 gram
      * V AgNO3 dengan ikan asin ialah 48,7 ml
  • BAB IV : PEMBAHASAN
                   Berdasarkan penelitian yang dilakukan kali ini pada ikan asin yang direndam dengan air lalu air rendamannya dipindahkan ke labu ukur lalu ditambahkan sedikt aquadest sampai tanda tera, setelah itu dihomogenkan tidak ada endapan dan dipippet 10 ml. lalu dimasukkan ke erlenmeyer dengan ditambah 2 ml indikator K2CrO4 2% warnanya menjadi kuning bening dan dititrasi dengan terbentuknya endapan berwarna merah bata.
  • BAB V : PENUTUP
5.1 Kesimpulan
  1. kadar Cl dalam 2 garm ikan asin ialah 6,05%
  2. cara menentukan kadar Cl dalam sample ikan asin ialah secara argentometri metode Mohr
5.2 Saran
  1. sebelum menggunakan buret, buret harus dibilas dulu dengan larutn yang akan dipakai
  2. hati-hati dalam menyaring hasil rendaman ikan
  3. hentikan titrasi saat larutan sudah berubah warna dan usahakan hasil titrasi duplo
·         DAFTAR PUSTAKA
http://en.m.wikipedia.org/wiki/potassium_cromate
http://id.m.wikipedia.org/wiki/perak.nitrat
https://www.google.com/amp/s/docplayer.info/amp/32465221-standarisasi-larutan.html
https://id.m.wikipedia.org/wiki/natrium.kloroda
  • APPENDIKS
AgNO3     =     Larutan NaCL 
V  .    N     =     V    .    N
14,2 . N     =     10 . 0,0589x1 / 58,5 x 0,1
14,2 . N     =     10 . 0,01
14,2 . N     =     0,1
          N     =     0,1 / 14,2
          N     =     0,007
jadi konsentrasi AgNO3 sesungguhnya ialah 0,007 N

AgNO3          =            Larutan ikan asin
V       .       N  =   V         .        N
48,7 . 0,007    =   10. g . 1 / 35,5 . 0,1
0,341              =   10 . g /  35,5 . 0,1 
0,341 / 10       =   g / 35,5 . 0,1
                  g   =   0,341 . 35,5 . 0,1
                  g   =   0,121
% Cl = g Cl / G sanple x 100 %
         = 0,121 / 2 x 100 %
         = 6,05 %
jadi kadar Cl dalam 2 gram ikan asin ialah 6,05 %

  

Comments

Popular posts from this blog

laporan praktikum pengukuran berat jenis

laporan praktikum pembuatan buffer pH 4